Mengapa tanda Kain tidak boleh dijadikan alasan membenci orang?
Sesudah membunuh Habel, Kain menerima hukuman. Namun Allah juga memberikan tanda agar orang tidak membunuhnya. Teks tidak menjelaskan rupa tanda tersebut; tidak ada dasar menghubungkannya dengan warna kulit, suku, atau kelompok masyarakat. Penjelasan yang melekatkan tanda itu pada identitas orang lain bertentangan dengan kehati-hatian membaca teks.
Allah tetap menyebut pembunuhan itu serius. Perlindungan terhadap Kain bukan berarti tindakannya menjadi benar, melainkan pembatasan terhadap kekerasan baru. Dengan membedakan keadilan dan pembalasan pribadi, pembaca dapat membahas masalah tanpa menjadikan Kitab Kejadian pembenaran untuk diskriminasi.
Bahan perenungan
Bagaimana mencari keadilan tanpa melukai orang yang tidak bersalah?
Metode
Pembahasan ditulis dari pertanyaan pembaca berbahasa Indonesia: mengapa ada pekerjaan sebelum dosa, apa arti penolong yang sepadan, dan bagaimana membaca kisah Kain tanpa membenarkan balas dendam.